Empat Jenis ChatGPT Anjuran Setiap Pengusaha Harus Menguasai

Juni 23, 2023

Dalam dunia kecerdasan buatan yang bergerak cepat, penggunaan alat yang efektif adalah yang terpenting. Memasuki Obrolan, sebuah alat AI canggih yang dapat merevolusi cara wirausahawan beroperasi. Namun, seperti alat lainnya, potensinya yang sesungguhnya hanya dapat dimaksimalkan dengan pengetahuan tentang penggunaan yang tepat. Sebagaimana seseorang tidak akan mengharapkan keajaiban dari peralatan dapur yang rumit tanpa membaca manualnya, wirausahawan harus membiasakan diri dengan seni prompt Chat untuk hasil yang optimal. Dalam artikel ini, kami mendalami keahlian Lasse Linnes, pendiri visioner Insidr.ai. Linnes berbagi wawasannya tentang empat jenis prompt yang dapat meningkatkan bisnis Anda saat menggunakan model bahasa besar (LLM).

Empat Jenis Prompt Obrolan

Empat Jenis Prompt Obrolan

Seni Meminta Informasi: Melepaskan Pengetahuan

Saat mencari informasi spesifik atau ringkasan singkat tentang topik tertentu, prompt informasi adalah alat andalan Anda. Linnes menyarankan para wirausahawan untuk menyusun prompt mereka agar dapat mengekstrak 20% wawasan paling penting, yang memungkinkan mereka memahami 80% materi pelajaran dengan mudah. ​​Misalnya, dengan menggunakan prompt "Saya ingin mempelajari tentang [masukkan topik]. Mohon bagikan 20% pembelajaran utama tentang topik ini yang akan membantu saya memahami 80% materi tersebut.", para wirausahawan dapat memperoleh gambaran umum tentang subjek tersebut yang disajikan dalam format yang mudah diingat dan relevan. Lebih lanjut, prompt informasi terbukti sangat berharga saat meringkas buku, transkrip, artikel, atau dokumen kompleks. Dengan memberikan detail yang relevan atau sekadar menyebutkan teks dan penulisnya, Chat dapat dengan cepat menghasilkan ringkasan yang mendalam.

Memicu Kreativitas dengan Anjuran Kreatif

Ranah prompt kreatif membuka pintu menuju dunia konten yang imajinatif dan memikat. Dari penceritaan hingga penulisan naskah, para wirausahawan dapat memanfaatkan kecakapan kreatif Chat untuk memperkaya usaha bisnis mereka. Linnes menguraikan tiga prompt kreatif utama: naskah, pesan, dan blog. Misalnya, saat menyusun naskah YouTube, para wirausahawan dapat menggunakan prompt seperti "Tulis naskah untuk video YouTube yang memandu pemula dalam membuat iklan Facebook pertama mereka. Video tersebut harus ringkas, tidak lebih dari 5 menit, dan mudah dipahami oleh anak berusia 10 tahun." Demikian pula, dalam ranah penulisan blog, Linnes menyarankan prompt seperti "Tulis postingan blog [jumlah kata] yang mendalami [topik tertentu]. Gunakan [nada yang diinginkan] untuk memikat [target audiens]. Sertakan bagian-bagian seperti [subjudul yang ditentukan], dengan fokus pada kata kunci utama [kata kunci utama] yang disebutkan [jumlah] kali, sambil memasukkan kata kunci sekunder [kata kunci sekunder] [jumlah] kali masing-masing." Dengan menyediakan konteks dan panduan yang memadai, wirausahawan dapat memanfaatkan potensi kreatif Chat.

Membuka Petunjuk Langkah-demi-Langkah dengan Perintah Instruksional

Pengusaha yang ingin memperoleh keterampilan baru atau panduan langkah demi langkah dapat mengandalkan petunjuk instruksional untuk menerangi jalan mereka menuju penguasaan. Linnes merekomendasikan penggunaan petunjuk instruksional saat meminta tutorial komprehensif tentang topik tertentu. Baik itu menyiapkan kampanye iklan Facebook atau membuat strategi media sosial untuk bisnis tertentu, petunjuk instruksional dapat menawarkan instruksi yang jelas dan ringkas yang disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha. Misalnya, pengusaha dapat meminta Chat dengan pertanyaan seperti "Berikan panduan langkah demi langkah tentang menyiapkan kampanye iklan Facebook untuk perusahaan" atau "Tawarkan tutorial terperinci tentang membuat kampanye media sosial untuk [jenis bisnis tertentu] yang menargetkan [audiens tertentu]." Dengan memanfaatkan pengetahuan luas yang tersedia untuk Chat, pengusaha dapat memperoleh manfaat dari instruksi singkat untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Memecahkan Tantangan dengan Anjuran Pemecahan Masalah

Ketika wirausahawan menghadapi tantangan atau mencari solusi untuk masalah tertentu, petunjuk pemecahan masalah dapat bertindak sebagai panduan. Anggap Chat sebagai mentor bisnis tepercaya Anda, yang menawarkan wawasan dan saran berharga untuk kemajuan. Dengan merumuskan petunjuk pemecahan masalah secara efektif, wirausahawan dapat memperoleh perspektif baru dan mengeksplorasi ide-ide baru. Misalnya, jika Anda menghadapi lalu lintas situs web yang stagnan, petunjuk seperti "Sarankan strategi efektif untuk meningkatkan lalu lintas organik ke situs web saya, dengan mempertimbangkan ukuran dan tujuannya" dapat memberikan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti. Demikian pula, ketika merencanakan kegiatan pemasaran dengan anggaran terbatas, wirausahawan dapat meminta Chat dengan pertanyaan seperti "Rekomendasikan tiga strategi pemasaran yang berbeda untuk perusahaan kecantikan e-commerce saya, yang memiliki anggaran $5,000 selama tiga bulan ke depan." Dengan menggunakan petunjuk pemecahan masalah, wirausahawan dapat memanfaatkan kemampuan Chat untuk memecah masalah yang kompleks dan mengusulkan solusi inovatif.

Untuk memaksimalkan potensi Chat, wirausahawan harus menguasai seni promosi. Dengan memahami empat jenis prompt—prompt informasi, prompt kreatif, prompt instruksional, dan prompt pemecahan masalah—wirausahawan dapat menyesuaikan interaksi mereka dengan Chat agar sesuai dengan tantangan spesifik mereka. Sebagaimana komunikasi yang efektif sangat penting dalam bisnis, mengartikulasikan prompt dengan jelas dan memberikan konteks yang relevan merupakan kunci untuk mendapatkan wawasan yang akurat dan berharga dari Chat. Ingat, Chat adalah model bahasa, dan meskipun dapat menawarkan bantuan yang luar biasa, pengecekan fakta dan pemikiran kritis tetap penting. Dengan memanfaatkan kekuatan prompt Chat, wirausahawan dapat membuka dunia kemungkinan dan mencapai hasil yang luar biasa dalam usaha bisnis mereka.